wartadinamikanews  Informasi Aktual Terpercaya

Kepala BNPB dan Anggota Komisi VIII DPR RI Sri Wulan Tinjau Banjir di Pati

Wartadinamikanews.com- Bupati Pati, Sudewo, meninjau langsung sejumlah titik banjir dan lokasi pengungsian di Kabupaten Pati, diantaranya yang berada di Sidoharjo, Kecamatan Pati. Kunjungan itu dilakukan bersama Kepala BNPB Suharyanto dan Anggota Komisi VIII DPR RI, Sri Wulan.Sabtu (17/01/2026)

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Pati, Dandim 0718/Pati, Kapolresta Pati, serta jajaran terkait sebagai bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana.

Dalam keterangannya, Bupati Sudewo menyampaikan bahwa hingga data terakhir, bencana banjir telah berdampak pada 136 desa dengan sekitar 78.000 rumah terdampak.

“Korban jiwa ada dua orang meninggal dunia, sementara warga yang mengungsi sekitar 6.800 orang,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pati, lanjut Sudewo, berupaya maksimal bersama seluruh elemen masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari makanan, sandang, hingga pengungsian.

Sudewo menjelaskan, di sejumlah desa yang airnya mulai surut, pemerintah daerah telah melakukan pembersihan sampah dan penyemprotan untuk membantu warga kembali beraktivitas.

“Tanggul-tanggul kecil yang jebol kami tangani secara darurat dan untuk penanganan permanen akan dibantu BNPB,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa BNPB telah memberikan penanganan darurat pada jembatan putus dan tanggul jebol yang bersifat vital.

Terkait rumah warga yang rusak, Bupati Sudewo menyebut jumlahnya terus bertambah dan saat ini telah mencapai lebih dari 1.000 unit. Data tersebut akan dilaporkan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk ditindaklanjuti.

“Seperti yang disampaikan Kepala BNPB, segala sesuatunya akan dibantu oleh Pemerintah Pusat. Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian kepada warga Kabupaten Pati yang terdampak banjir,” imbuhnya seraya menyebutkan bahwa santunan juga akan diberikan.

Kepala BNPB, Suharyanto, menyampaikan bahwa penanganan pengungsian di Kabupaten Pati berjalan dengan baik berkat gotong royong semua pihak. Ia menuturkan, meskipun hujan masih turun, banyak pengungsi yang pada siang hari sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah dan barang-barang.

“Dapur umum berjalan terus, sekali masak bisa sampai 2.000 porsi. Logistik, makanan, dan kebutuhan lainnya dalam kondisi baik,” ungkapnya.(Hms/Kun)

 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال