Unjuk Rasa Peringatan Hari Anti Tambang, Diwarnai Pembakaran Banner Gambar Kapolresta Pati

Wartadinamikanews.com-Aksi demo peringatan Hari Anti Tambang di Kabupaten Pati, Jawa Tengah diwarnai dengan insiden pembakaran banner bergambar Kapolresta Pati.

Pembakaran itu terjadi di gerbang pintu Kantor Bupati Pati, pada Jumat (29/05/2026). Pembakaran tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas menggunakan alat pemadaman api ringan (Apar).

Pembakaran tersebut terjadi saat unjuk rasa dari Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Ketika perwakilan JMPPK menyampaikan surat tuntutan kepada Pemkab Pati

Aksi demo itu, selain diikuti oleh JMPPK, Sukolilo Bangkit, sejumlah tokoh dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) juga ikut hadir

Gunretno selaku koordinator aksi demo mengatakan bahwa terkait aksi bakar-bakar banner gambar Kapolresta Pati, dia tidak mengetahui. Gunretno menegaskan selama ini dari tahun 2000-an, JMPPK selalu mengedepankan cara yang santun dan baik untuk menyampaikan pendapat.

“Adanya bakar-bakar  saya tidak mengetahui tapi irama JMPPK melakukan aksi itu dari tahun 2.000-nan kami mengedepankan dengan cara-cara yang santun,” terang Gunretno

Lebih lanjut Gunretno mengatakan, Pembakaran itu, bukan bagian dari agenda penyampaian pendapat dari JMPPK maupun Sukolilo Bangkit dan terkait tuntutan pencopotan Kapolresta Pati pernah disuarakan oleh JMPPK. Hal itu, lantaran Kapolresta Pati dinilai tidak mampu menertibkan tambang-tambang yang tidak berizin di Pegunungan Kendeng  

“Kami berharap ada ketegasan dari Kapolresta Pati. karena terbukti dengan banyak tambang yang tidak berizin, beroperasi lima sampai tujuh tahun ini kan bukti dari APH ini tidak berjalan,” katanya. (An)

 

 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال